Rumah. Satu kata yang bisa bikin saya mendadak jadi melankolis. Well, ini hari Minggu dan besok sudah Senin. Rasanya tambah menyakitkan kalau harus membahas tentang rumah menjelang hari sibuk sedunia. Tapi saya nggak peduli, saya benar-benar kangen rumah. Ada satu rumah yang benar-benar saya rindukan. Rumah yang dulu pernah saya tempati bersama keluarga saya, mulai saya lahir sampai kelas 5 SD. Memang tidak ada orang lain yang peduli dengan rumah itu sekarang, tapi nggak tahu kenapa tiba-tiba saya pengen ke sana. Melihat dapurnya yang luas dengan meja persegi besar yang mengisi penuh ruangan itu. Bukan, saya bukan rindu sama mejanya. Saya rindu aromanya. Aroma manis ketika Yu Nik membuat kue terang bulan. Aroma gurih ketika Mbak Susi memasak ayam goreng tepung. Aroma pahit ketika saya gagal membuat kue bolu. Hahaha... Hemm, saya juga rindu sama mereka berdua.
Kenapa saya rindu rumah itu? Mungkin karena masa emas pertumbuhan saya waktu kecil dihabiskan di rumah itu. Kalau lihat-lihat foto saya dari bayi sampai balita, semua berlatar belakang rumah itu. Gimana saya nggak gila, cuman saya dalam satu keluarga yang punya memori paling sensitif di rumah itu. Karena itu rumah dinas, dan kebetulan waktu saya lahir, orang tua saya baru saja menempati rumah itu. Dan ketika kini semuanya tumbuh dan semakin tua, rumah itu sudah lama ditinggalkan, dan sudah lama dilupakan. Hiks... hiks... Saya nggak bisa terima kalau orang-orang mencampakkan rumah itu. Well, kalimat terakhir memang sengaja saya dramatisir.
Yah, pikiran orang sering ngacir kemana-mana. Harusnya sekarang saya lagi berkutat sama bahan kuliah buat diskusi besok, tapi tak apalah flashback sebentar. Kapan saya bisa sekadar kembali untuk mampir ke rumah itu? Hemm, agak susah memang. Tapi hei, kenapa tidak memikirkan rumah yang lain saja?
Masih ada 3 rumah lagi yang berisi memori tak kalah mengharukan. Yap, dan sekarang akan bertambah jadi 4. InsyaAllah bulan Januari saya mau pindah ke rumah yang lain lagi. Hehehehehe...
Muga aja ini akan jadi rumah yang benar-benar rumah...
I hope so! ^___^