Minggu, 27 Mei 2012

Kemana perginya semut hitam?



Posting kali ini tidak ada hubungannya dengan semut.
Maaf sudah bikin Anda kecewa.


Yang ingin saya sampaikan adalah:

Saya sudah pindah alamat lho....

http://aladitaalakabum.blogspot.com

Isi blognya sebagian sama dengan isi blog ini (dasar, gak kreatif banget sih!).

Tapi tentunya dengan 'sesuatu' yang sedikit banyak berbeda.

Gak akan ada lagi posting galau-galauan... hahahaha (niatnya sih gitu) *ehem.



Well, makasih buat semua yang sudah pernah mampir ke blog ini. Khususnya makasih yang udah sempat ngasih komen. I really appreciate you, guys :) Mohon maaf apabila blog ini membuat Anda merasa kehilangan waktu yang signifikan dengan percuma karena telah membaca postingan yang gak jelas. Heheheh, maaf yah :)

Semoga  http://aladitaalakabum.blogspot.com jauh lebih bisa bermanfaat dan menginspirasi.


Bye bye kwetiau lover....

Jumat, 24 Februari 2012

Being alive!

Sebuah pertanyaan yang pernah dilontarkan kakek saya beberapa saat yang lalu:
(Semoga kakek saya selalu sehat, diberkahi umur panjang dan barokah. Amin.)

Sebenarnya yang paling logis, orang takut mati atau justru takut hidup?

Karena hidup butuh perjuangan.
Hidup perlu makan, makan dari kita beli atau masak, bahannya dibeli pake uang, uang bisa kita dapat setelah bekerja, bekerja butuh tenaga, tenaga hasil kita makan, makan dari kita beli  atau masak, bahannya dibeli pake uang, uang bisa kita dapat setelah bekerja, bekerja butuh tenaga, tenaga hasil kita makan, makan dari kita beli atau masak, bla, bla, bla.

It's circle of life.

Tapi untuk bisa mati dengan tenang, juga butuh perjuangan.

Bagaimana kita bisa meninggalkan dunia ini dengan suatu manfaat yang akan terus ada walaupun kita sudah nggak ada. Bagaimana kita bisa meninggalkan jejak positif di setiap orang yang kita cintai. Bagaimana kita bisa, setidaknya sedikit membuat bumi ini lebih baik dari sebelumnya. Bagaimana kita bisa menilai hidup kita sendiri, apakah selama ini sudah cukup berarti?

Karena matipun, juga butuh bekal.
Sejauh mana kita mempertanggungjawabkan hidup, nyawa yang selama ini kita pegang.

Ya Allah, jadikanlah kami hambamu yang senantiasa besyukur, atas kesempatan yang telah Engkau berikan untuk menikmati indahnya dunia ini. Ya Allah, jadikanlah kami hambamu yang selalu menghargai waktu, dan tidak pernah terjerembab dalam kesia-siaan. Ya Allah, ampuni kami, karena seringnya kami lupa dan lalai...

Semoga setelah menegur diri sendiri ini, saya bisa lebih menghargai hidup.


Senin, 20 Februari 2012

Tumbuh

Apa salahnya mencoba bergabung dengan dunia luar?
Apa salahnya keluar dari goa, mengintip sebentar apa yang sedang terjadi di luar sana?

Apa salahnya sesekali menjadi orang lain? Sesekali...  

Saya bosan dengan goa tempat tinggal saya ini.
Inginnya sih, pindah ke appartment. 
Tapi, di sana ada lumutnya gak ya? Karena saya sudah terbiasa dengan lumut.

Sudah baca bukunya Raditya Dika yang baru? Manusia Setengah Salmon.
Lucu, dan kadang-kadang mengharukan.

Gara-gara itu saya jadi terpikir pengen pindah...

Pindah menjadi pribadi yang lebih baru... Lebih, menyenangkan!

Jangan-jangan, saya bukan bosan dengan tempat tinggal saya, tapi bosan dengan diri saya sendiri?
Oh, tidaaaaakkkk!!! Itu akan sangat berbahaya.

Manusia memang gampang sekali berubah.
Yang gampang sekali berubah itu manusia.

Jadi.... intinya... saya lagi pengen es krim.

Kamis, 16 Februari 2012

Saya haus Darah!

Oke, judul di atas emang agak ngawur. Biar heboh, biar menggelegar, BWAHAHAHAHA!!!! *keliatan taringnya*

Saya pengen nulis, nulis apa aja. Walaupun bingung juga mau nulis apa. Oke, sebenarnya saya mengetik, bukan menulis.

Saya seperti orang yang habis mogok bicara. Dalam hal ini lebih tepatnya mogok ngeblog. Tapi saya nggak pernah berniat mogok, cuman aliran pulsa sebagai bahan bakar blog kurang begitu lancar akhir-akhir ini. Oke, itu tadi curhat yang nggak mutu sama sekali.

Ehem, banyak kejadian heboh yang belakangan terjadi.
Kecelakaan maut di mana-mana.
Persidangan lelakon wakil rakyat (ngakunya) dan petinggi negara yang makin seru aja.
Sinetron baru, gaya anak SMA ngetrend lagi.
Valentin-valentinan. Ohya, bapak saya sengaja beli coklat kemasan spesial valentine di indomaret lalu ditaruh begitu saja di kulkas. Begitu saya buka kulkas, saya langsung senyum-senyum sendiri sambil mikir yang macem-macem. Eh, ternyata itu hasil karya bapak saya sendiri. Ehem, mungkin gejolak jiwa mudanya muncul kembali. Hasilnya? Saya dan mama girang bukan main, lahap makan coklat sambil nonton sinetron.

Adele dapat 6 piala Grammy Awards. Meskipun saya nggak kenal dia, apalagi dia kenal saya, tapi saya ikutan senang.

Trenggalek lagi musim duren. Semua keluarga saya yang di luar kota pada ngiler, protes lewat SMS, duren fever pun jadi wabah di keluarga besar saya.

Ngerasain duduk selama 13 jam di kereta. Ngantuk tapi nggak bisa mulet, pulang-pulang langsung tidur lagi.
Ketemu dan curhat habis-habisan sama mbak sepupu saya yang sudah lama hilang (bukan arti yang sebenarnya).

Ditinggal kakak saya touring ke NTB, sementara saya dan mama kabur ke Depok. Bapak saya? Jaga rumah. Hehehehehe...

Dan... akhir-akhir ini saya suka banget sama lagunya One Republic yang berjudul Secret. Itu emang lagu udah lama,  saya emang kuper masalah lagu. Tapi sekarang ini saya benar-benar tersihir sama liriknya, sama musiknya, sama vokalisnya, hehehehehehe.... Seakan-akan lagu di dunia yang paling layak dengar cuma itu doang. 

Just don't let me disappear.

Hemm, menurut saya itu kata-kata paling dalem sedunia. 

:)







Love your life. Always.

Belakangan ini banyak orang di sekitar saya terkena musibah: masalah jantung.
Saya yang denger aja ikut deg-degan, ikutan sesak nafas, ikutan was-was, bahkan curiga pada diri sendiri, jantung saya baik-baik aja gak ya? Jadi paranoid, deg-degan dikit jadi kepikiran jantung saya -padahal waktu itu gebetan lagi lewat- hehehe...

Emmm, aneh juga, kenapa sekarang lagi ngetrend penyakit jantung -selain trend jambul khatulistiwa dan bulu mata antiseptik tentunya. Orang yang biasanya terlihat segar bugar dalam waktu sekejap bisa 'jatuh' gara-gara serangan jantung. Mengerikan.

Mumpung masih muda, yuk kita jaga jantung kita! 
Dengan cara..... ah, anda pasti sudah tahu. Klise, normal, biasa, sudah sering denger, tapi sulit banget nerapinnya.
Antara lain: makan teratur, hindari banyak makanan berlemak, olahraga teratur, gak ngerokok, hindari drugs, hindari alkohol, dan yang penting: tidur yang berkualitas. Yeah :)  *mendadak sok jadi pakar kesehatan*

By the way, kapan hari saya nonton sebuah acara di TV yang narasumbernya seorang binaragawan tapi udah umur 81 tahun masih kuat ngangkat beban 50 kg! Pak Tepong namanya. Ada satu quote dari beliau yang menurut saya menarik dan sangat menginspirasi. Kayak gini bunyinya,
Takdir ada di tangan Tuhan, umur ada di tangan kita
Wow, mantap sekali bukan? 
Kalau boleh saya terjemahkan, intinya mau hidup kayak apa dan selama apa, kita sendiri yang menentukan. Iya, terserah kita, semau kita, seenak kita. Tergantung kita memanfaatkan waktu seperti apa. Kita mau sukses, ya berusaha. Kita mau slow down let it flow, ya santai aja. Kita mau bebas penyakit, ya olahraga. Kita mau awet muda, ya banyak senyum. Kita mau bahagia dunia akhirat, ya beribadah. Simpel bukan? Semua itu ada di tangan kita, karena kita yang punya kendali penuh atas hidup kita sendiri.

Hemmm, kembali ke masalah jantung, ternyata pikiran sangat berperan pada kerja jantung.
Itu kenapa orang yang stress sangat beresiko terkena serangan jantung.
Jadi, lebih baik hepi hepi ajalah... Menertawakan diri sendiri cukup efektif untuk membuat tubuh rileks. Makanya, bagi orang-orang tipe A, tak perlu lah terlalu memaksa diri sendiri untuk selalu menjadi sempurna. Kita manusia pasti punya salah, dan kita manusia pasti butuh bantuan orang lain. 

Menertawakan diri sendiri? Maksud saya, saat kita berbuat salah, konyol, tampak bodoh di depan orang lain, yaaa, tertawa aja! Setelah meminta maaf atas kekonyolan yang telah kita lakukan, tak perlu terlalu menghukum diri sendiri. Cukup dengan introspeksi dan berjanji tidak akan melakukan kesalahan yang sama, lalu pasang wajah innocent sambil bergumam, "Hahahaha, bodohnya aku!" Tapi cukup bergumam dalam hati aja, jangan sampai orang lain mengira kita gak waras. Hihihi...

Menurut saya, selama ini kalau kita merasa sengsara, hidup gak enak, kayak di penjara, berasa narapidana, berasa hidup saya tak berarti, tidak bahagia, berasa gak berguna, berasa "Ah, hidup gue gini-gini aje." Waspadalah! Itu salah satu gejala bahwa Anda sudah terjerumus dalam belenggu, "Menghukum dan memvonis diri sendiri." Langkah selanjutnya? Ya, move on! Say no to galau!  

Dosen saya pernah bilang, berdasarkan hasil riset, orang dengan kepribadian melankolis lebih beresiko terkena kanker daripada orang yang berkepribadian sanguinis. Jadi banyak-banyaklah senyum, cengengesan, menganggap semuanya akan baik-baik saja. Tak perlu bermuram durja. All is well. Hehe... Ayo nyanyi bareng-bareng, "all is well.... jeng, jeng, jeng jeng..." Jangan lupa geleng-geleng kepala ala India sambil muterin tiang atau pohon di halaman. Hohoho...

Yeah, walaupun saya bukan psikolog, bukan pakar kesehatan jiwa, bukan psikiatri, bukan paranormal, bukan dukun, tapi saya merasa bahwa "hidup harus dibikin ENJOY!!!"

Hidup harus dinikmati. Setiap detiknya, setiap detak jantung kita. Setiap hembusan nafas. Setiap momen dalam hidup, baik yang pahit, manis, asam, asin. Semuanya, harus dihadapi dengan syukur. Yeah. SYUKUR.

Satu lagi tontonan yang menginspirasi, waktu itu Om Pepeng lagi diwawancara di salah satu stasiun TV. Terus beliau bilang bahwa beliau selalu berdoa kepada Tuhan yang intinya kayak gini,
Ya Tuhan, tunjukkanlah pada hamba persepsi yang indah dalam menghadapi setiap keputusan yang Engkau beri.
Wow, super sekali bukan!
Om Pepeng tidak meminta hal-hal yang indah selalu terjadi padanya, tapi Om Pepeng mengharapkan agar beliau selalu dapat menghadapi apapun yang terjadi padanya dengan pikiran positif. 

That's it !
Muga bisa menginspirasi....
;)

Kamis, 26 Januari 2012

Adrenaline Rush

Ternyata saya termasuk tipe orang adrenaline rush, ngerjakan sesuatu nunggu deadlinenya mepet baru deh, lancar jaya abadi ngebut nyalakan mesin, baru mulai bertindak.
Hemm, padahal sudah terpikir dan terencana untuk menyicil tugas ini sedikit demi sedikit. Tapi sayangnya, saya tidak tersihir dengan peribahasa itu, yang katanya lama-lama jadi bukit. Selalu saja tidak sabar untuk bertanya, MAU SAMPE KAPAN JADI BUKITNYA???

Anyway, tipe orang seperti ini ada baik dan juga ada buruknya.
Tapi mungkin kebanyakan buruknya. Hehehe...

Yeah, masih ada satu lagi rintangan untuk menikmati masa liburan selama sebulan PENUH.
Sabar.... sabar.... sabar...

*MIC dan MBC menari-nari di kepala*

Kamis, 19 Januari 2012

$$$$$

Liburan akan segera dimulai.
What's your big plan?

A. Melancong ke luar kota? Ke luar pulau? Ke luar negeri? Ke luar planet?
B. Makan-tidur-nonton tv sepuasnya? Oh ya, plus main game dan baca komik tentunya.
C. Nge-mall sepanjang hari?
D. Blogging sepanjang hari? *gak ada salahnya kan?*
E. Oh, ikutan acara Jika Aku Menjadi? hehehehehehe.... *kelihatan taringnya*
F. Atau make something different like, meraup uang sebanyak-banyaknya? Hemmm...

Saya terpikirkan plan F itu sudah lama, tapi masih saja bingung mau berbuat apa untuk memulainya.

Ada ide?

...
...
...
...

Anyone out there, i'm just waiting for your brilliant idea... ;)
Thanks for reading and sharing ^_^

Rabu, 18 Januari 2012

Thanks God for everything...

Ketika merasa lelah, coba bayangkan orang tua kita yang tidak pernah lelah membesarkan kita.
Ketika merasa jenuh dan bosan, coba bayangkan tangisan kita waktu bayi yang sangat mengganggu, namun tak ada kata jenuh dan bosan bagi orang tua kita.

Tapi mungkin kali ini saya tidak tahan ingin mengeluh.
Saya lelah, jenuh, dan bosan. 




But I still love it...


Apapun yang membuat saya lelah, jenuh dan bosan ini, saya masih menginginkannya, dan masih sangat menaruh harapan besar padanya.


Yeah, thanks God for giving me this wonderful life ^_^

Senin, 16 Januari 2012

Blow it up!

Something would have been better than nothing...


Semangat-semangat-semangat !!!








(^_^)

Minggu, 15 Januari 2012

Fokus...fokus.... !!!

Tidak bermaksud memakai kacamata kuda yang mempersempit pandangan. 
Bukan berarti tidak peduli dengan kanan-kiri. Tapi saya mencoba untuk fokus!

Yah, fokus! 

Fokus dengan apa yang ada di depan mata saya sekarang. 
Fokus dengan apa yang menjadi tanggungjawab saya sekarang.
Fokus dengan apa yang sudah saya dapatkan, ingin memegangnya erat-erat agar tidak lepas dari perhatian saya, walaupun cuman sedetik.

Fokus. Fokus. Fokus. 
Fokus dengan diri saya sendiri, daripada harus memikirkan sesuatu di luar sana yang belum pasti.

Saya tidak sedang menerawang tentang sesuatu. Rasanya aneh dan mengesalkan ketika perkiraan itu salah. Yeah, maybe I was acting like just knew who you are.

Wadaow, kumat-kumat-kumat. 
Oksigen, beri saya oksigen secepatnya!!!!

Hemm, jadi apa benar setiap orang punya 1000 wajah?
Setiap saat orang bisa berganti wajah sesuka hatinya?
Apa tidak ada yang setia dengan apa yang dia mau, itu artinya dia hanya punya satu wajah?

Termasuk diri saya sendiri. Kira-kira saya sudah menampakkan berapa macam wajah kepada orang yang berbeda? Apa saya sudah cukup setia dengan satu wajah? Atau ingin berpura-pura punya 999 wajah yang lain? Seperti yang orang lain lakukan? Tapi saya tidak ingin ikut-ikutan. Kalaupun iya, jangan-jangan itu sudah merasuk ke dalam alam bawah sadar, sehingga otomatis apa yang mereka lakukan jadi satu bentuk stereotipe tentang apa itu kebenaran. Tapi yang benar belum tentu baik. Parameternya memang berbeda.

Oksigen!!! Oksigennya manaaa??????

Oh ya, saya kan, mau fokus.
Intinya, ehem, mungkin semuanya akan tampak nyata bila sudah waktunya.
Sekarang saya tinggal menunggu saja. 
Menunggu sambil terus berpikir.
Berpikir dengan fokus dan positif tentunya.

Tapi berpikir terlalu rumit juga tidak baik untuk kesehatan.
Ahahahaha, endingnya tetap saja, let it flow... 
Menanti, mungkin saja ada kejutan yang lain... 
Yap, setiap detik pasti ada kejutan.
Bukankah jantung membutuhkan kejutan listrik untuk terus berpacu?

Aduh, sariawan ini mulai berdenyut-denyut.

Move on!! Move on!! Move on!!!
F.O.K.U.S!

*mohon maaf apabila postingan kali ini menjurus ke arah galau*

Kamis, 12 Januari 2012

Fight to the finish!


Rasanya ujian perbaikan itu seperti, uh, izinkan saya menarik nafas dalam dulu, umm, 
seperti ikut lomba lari marathon.
......
......
......

www.london-insider.co.uk

Lari -dikejar dan mengejar materi- sambil deg-degan mengira-ngira soal yang akan dikeluarkan sama atau tidak dengan ujian utama. Haha... Tapi mau nggak mau, saya harus tetap semangat.
Fight to the finish!
Sampai akhirnya seperti ini....
......
......
......

www.lehighvalleylive.com

Yeaaahhhhhhh....!!!!!
Tapi harap tenang sodara-sodara, musim ujian sudah hampir berakhir. 
Saya ulangi, hampir berakhir. Dan itu artinya, libur telah tiba. 
Saya ulangi, libur hampir tiba. Dan itu artinya, saya bisa pulang. 
ASIIIIIIKKKKKKKK !!!!!
.......
.......
.......


www.guide2.co.nz

Sungguh damainya...


Rabu, 11 Januari 2012

Just wanna say hi...

Hai...

Saya kwetiau lover, ehem, secara harfiah memang saya seorang pecinta kwetiau, tapi gak cuma kwetiau makanan yang saya suka. Haha...

Ehmmm, kenapa mesti kwetiau?
Karena cara pengucapannya lucu, membuat mulut kita bergerak membentuk lingkaran secara perlahan setelah dibuka melebar ke samping. Kwe - tiau ! Coba deh, hehe...
Dengan diucapkan sedramatisir mungkin, pengucapan ini bisa dibuat senam wajah sebentar.

Hahahaha.... Seperti tidak ada kerjaan saja. Hemm, jangan salahkan saya, kalau Anda tiba-tiba tertarik menirukan pengucapan kata ini. Sekali lagi, KWE -TIAUUUU!!!! Sedikit dimonyongin ya! Hehehehehehehe...

Just enjoy the little things!
Oh ya, saya dapat pesan ini dari film Zombieland. Bukan soal ngucapin kwetiaunya, tapi soal enjoy the little things.


Hope your day will be fun ^_^



Sabtu, 07 Januari 2012

I believe I can fly !

Percaya. Satu kata ajaib yang penuh daya magis.
Hanya dengan modal percaya, semuanya akan terasa baik-baik saja.

Percaya akan mimpi.
Kita berani bermimpi, dan mimpi tidak akan mengkhianati kita. Karenanya, kita nggak boleh egois. Kita harus setia dengan mimpi kita. Setia dengan mimpi? Yap, dengan cara nggak pernah memandang remeh mimpi itu sendiri. Karena mimpi berhak tumbuh menjadi kenyataan. Mimpi punya nyawa sendiri untuk menampakkan wujud konkretnya - selama kita percaya dan setia dengan mimpi itu. Selama kita masih terus berusaha menghidupkan mimpi itu...

Percaya dengan orang-orang di sekeliling kita.
Kita tidak sedang hidup sendirian di tengah hutan belantara dengan hukum rimba yang mengerikan, tapi kita masih hidup di sini bersama orang-orang terbaik yang telah ditakdirkan hidup bersama kita. Menghirup udara yang sama, menginjak tanah yang sama, memandang langit yang sama. Yap, mereka adalah bagian dari hidup kita. Percaya bahwa kita bisa memberi apa yang mereka butuhkan. Begitu pula sebaliknya, hidup kita semakin mudah karena mereka telah memberi semua yang kita butuhkan. Mereka ada di sini untuk kita, tentu kita tidak ingin mengecewakan mereka, walaupun hanya dengan sebersit pikiran buruk tentang apa yang mereka lakukan...

Percaya dengan waktu.
Waktu memang tidak akan pernah bisa di paused, walaupun jam dinding kita berhenti berdetak. Mungkin itu karena baterainya habis. Percayalah, yang sebenarnya terjadi adalah waktu tetap akan terus berjalan - ada atau tidaknya baterai di dalam jam dindingmu. Sebenarnya waktu sangat baik hati. Dia setia menemani hidup kita. Dia akan berjalan perlahan apabila kita sedang tekun dengan sesuatu, namun dia akan berjalan cepat apabila kita memang sengaja membuangnya tanpa arti. Kita akan selalu punya waktu untuk bahagia, selama kita merasa bahagia dalam memanfaatkan waktu demi kebaikan... 

Percaya dengan cinta.
Cinta masih ada di sini. Cinta nggak akan pergi kemana-mana. Karena cinta tumbuh di hati, dan hati kita aman di dalam rongga peritonium tubuh kita, dia nggak akan pergi jalan-jalan nyari angin. Cinta adalah nurani. Setiap manusia punya itu. Masih percayakah kamu dengan cinta? Kenapa tidak! Cinta nggak pernah bohong, cinta nggak pernah berkhianat. Karena dia masih anak-anak, dan dia bisa baca pikiran orang lain. Semoga kelak ketika dia dewasa, Cinta nggak senyentrik bapaknya.

Dan yang paling penting, percaya pada diri sendiri.
Percaya bahwa kita adalah manusia baik-baik yang telah diizinkan hidup di bumi untuk segala kebaikan. Hemm, percaya pada diri sendiri bahwa inilah apa yang kita mau, dan kita akan selalu menjadi seseorang yang kita mau. Kita mau, bukan sekadar apa yang kita inginkan. Tapi kita mau itu. Mau berarti rela - bahkan sangat ikhlas - untuk mewujudkannya. Kita bisa. Itu slogan presiden kita. Tapi, lebih dari itu, kita mau untuk bisa! Bahkan lebih dari bisa, kita-amat-sangat-mampu-dan-bisa-dan-sanggup-luar-biasa-sekali!!!!! 

Percaya bahwa, "my life is brilliant!!!" 
Because "I believe I can fly!"
Thanks to "pesawatku".

with love,
KwetiauLover.


Note: betewe, ini posting pertamaku di tahun 2012. Semoga tahun ini lebih hebat seribu juta kali lipat daripada tahun lalu, bahkan lebih. Amin... :)